Senin, 16 April 2018

Materi 2 "Disain Skenario, Script , dan Storyboard Game Komputer"


MATERI 2

A.  Desain Skenario

    Skenario adalah urutan cerita yang disusun oleh seseorang agar suatu peristiwa terjadi sesuai dengan yang diinginkan.Kalau dasar untuk pembuatan film adalah skenario, maka dasar untuk membuat game adalah design document atau lebih mudahnya disebut skenario game. Skenario game adalah langkah awal dalam membuat sebuah game, dengan skenario game dapat mempermudah kita menyelesaikan game yang akan kita buat. Skenario game adalah sebuah cerita khusus yang melatarbelakangi kejadian – kejadian dalam game. Kalau skenario menentukan interior dan eksterior, dekor, pemain, dan studio, serta pembuatan trik, dalam desain dokumen ada ketentuan program game, grafik, tokoh, animasi, suara, dan musik. Sampai di sini keduanya masih paralel. Berbeda dengan skenario yang merupakan sekuens linier dari adegan, turn around point, dialog, dan seterusnya; design documents adalah gabungan dokumen yang mendiskripsikan secara kompleks semua segi game yang direncanakan. 

     Ditambah lagi, berbeda dengan skenario, tidak bisa secara pasti ditentukan, dokumen apa saja yang akan ditemukan dalam design documents, karena itu tergantung pada gaya game yang akan dibuat. Hampir sama seperti pembuatan film dimana penulis skenario pertama-tama menulis tema, kalau ada produser yang berminat, penulis skenario membuat sinopsis, dan setelah mendapat persetujuan produser, baru skenario dibuat, begitu juga prosesnya dalam merencanakan suatu judul game komputer. Temanya dibuat dulu, kemudian konsep dan akhirnya design documents disusun. Gambaran seperti ini adalah kondisi yang ideal, tidak semua pengembang melalui proses ini, walaupun hal itu patut disayangkan. Cukup rumit bukan? Serupa namun tak sama hehe.

           Konsep seharusnya berguna untuk memberikan gambaran garis besar tentang cerita, prinsip-prinsip mekanisme game, dan titik berat untuk gameplay. Karena itu konsep mencakup prinsip-prinsip dasar, gaya game, kerangka peraturan, sinopsis cerita (kalau ada cerita), karakteristik game, contoh misi, atau situasi-situasi dalam game dan bisa juga diferensiasi perangkat pengguna atau ada eek-efek khusus serta akhirnya unsur-unsur spesifik yang menjadi andalan pencipta. Dalam penutup sinopsis seharusnya dicantumkan daftar unsur yang unik dan orisinil serta faktor-faktor yang bisa dijadikan daya jual tinggi bagi judul tersebut. Konsepnya biasanya ditulis setebal 5-10 halaman. Kalau konsep sudah diterima, artinya sudah disetujui produser, dinilai positif oleh tim dan sebagainya, desainer game mulai menulis dengan documents. 

            Dokumen ini tidak baku, selama pengembangan bisa dimodifikasi atau diperbarui. Itu tidak berarti bahwa design document tidak perlu dibuat lengkap dan serius. Seperti dalam kalimat pembuka, semuanya perlu dipertimbangkan dan direncanakan dengan teliti, kalau tidak, pekerjaan tim bisa mengalami banyak masalah. Apasaja yang tidak direncanakan dengan baik akan menyebabkan kerugian waktu dan biaya dalam pelaksanaan proyek. Tentu saja tidak segalanya bisa direncanakan sebelumnya, tetapi menurut teori 80/20, sekitar 80% pekerjaan bisa berjalan sesuai rencana. 
          Tidak ada patokan umum apa saja yang harus menjadi bagian design documents, karena ada banyak perbedaan tergantung proyeknya. Tetapi dalam satu hal semua dokumen sama, harus mendeskripsikan game secara kompleks maupun mendetail. Setelah membaca design document, anda seharusnya memiliki gambaran lengkap tentang produk akhir. Salah satu dokumen biasanya menjelaskan mekanisme game. Sebagai bagiannya, misalkan untuk RPG dan strategi, adalah peraturan yang menentukan dan mendiskripsi tipe objek dalam game berikut karakteristik serta hubungan interaktifnya. 

       Bagian lain membahas penerapan hukum fisika dalam dunia game dalam arti luas, misalkan kekuatan alam yang dapat diterapkan dan bagaimana reaksi objek-objek dalam game. Ada deskripsi lokasi secara lisan maupun dalam sketsa, skenario cerita, bisa disebutkan diferensiasi perangkat pengguna. Dan sebaiknya ada daftar monster (untuk RPG fantasi) atau daftar pasukan (untuk strategi). Singkatnya, dalam struktur dokumen-dokumen ini seharusnya terdapat seluruh materi yang mencakup seluruh aspek game. Baru berdasarkan design documents yang lengkap bisa ditulis spesifikasi untuk rancangan engine atau modifikasi engine yang sudah ada, dan rencana produksi. Bagian akhir dari design documents adalah catatan-catatan desainer game, di mana dicantumkan misalnya ide-ide susulan atau perubahan yang dilakukan berdasarkan hasil tes, dan seterusnya.


B.   Script

         Dalam pemrograman komputer, naskah adalah sebuah program atau urutan instruksi yang ditafsirkan atau dilakukan dengan program lain daripada oleh komputer prossesor. Skrip (script) adalah semacam bahasa pemrograman dalam tingkat kesulitan yang lebih rendah, tanpa aplikasi hasil kompilasi interpreter; skrip biasanya disisipkan ke dalam bahasa pemrograman yang lebih kompleks dan hasil skrip digunakan oleh bahasa pemrograman yang lebih kompleks itu. 
         Contohnya ialah penyisipan skrip assembly ke dalam program Pascal untuk mengakses hardware pada level bahasa tingkat rendah. Skrip merupakan kumpulan sintaks bahasa pemrograman yang siap untuk di-compile. Untuk mengetahui tentang script, disini ada sedikit rangkuman tentang script :
§  Script adalah bahasa yang digunakan untuk menerjemahkan setiap perintah dalam situs yang pada saat di akses.
§  Jenis script sangat menentukan statis, dinamis, atau interaktifnya sebuah situs
§  Semakin banyak script yang digunakan maka akan terlihat semakin dinamis, dan interaktif serta terlihat lebih bagus.
§  Bahasa dasar yang di pakai setiap situs adalah HTM
§  Macam-macam script, PHP, ASP, JSP, Java Script, Java Applets, VBScript.

C.   Storyboard
Storyboard adalah visualisasi ide dari aplikasi yang akan dibangun, sehingga dapat memberikan gambaran dari aplikasi yang akan dihasilkan. Storyboard dapat dikatakan juga visual script yang akan dijadikan outline dari sebuah proyek, ditampilkan shot by shot yang biasa disebut dengan istilah scene.
Storyboard sekarang lebih banyak digunakan untuk membuat kerangka pembuatan websites dan proyek media interaktif lainnya seperti iklan, film pendek, games, media pembelajaran interaktif ketika dalam tahap perancangan /desain.
Baru-baru ini istilah “Storyboard” telah digunakan dibidang pengembangan web, pengembangan perangkat lunak dan perancangan instruksi untuk mempresentasikan dan menjelaskan kejadian interaktif seperti suara dan gerakan biasanya pada antarmuka pengguna, halaman elektronik dan layar presentasi. Sebuah Storyboard media interaktif dapat digunakan dalam antarmuka grafik pengguna untuk rancangan rencana desain sebuah website atau proyek interaktif sebagaimana alat visual untuk perencanaan isi.
  Sebaliknya, sebuah site map (peta) atau flow chart (diagram alur) dapat lebih bagus digunakan untuk merencanakan arsitektur informasi, navigasi, links, organisasi dan pengalaman pengguna, terutama urutan kejadian yang susah diramalkan atau pertukaran audiovisual kejadian menjadi kepentingan desain yang belum menyeluruh.
  Salah satu keuntungan menggunakan Storyboard adalah dapat membuat pengguna untuk mengalami perubahan dalam alur cerita untuk memicu reaksi atau ketertarikan yang lebih dalam. Kilas balik, secara cepat menjadi hasil dari pengaturan Storyboard secara kronologis untuk membangun rasa penasaran dan ketertarikan.
  Seorang pembuat Storyboard harus mampu menceritakan sebuah cerita yang bagus. Untuk mencapainya, mereka harus mengetahui berbagai film, dengan pengertian tampilan yang bagus, komposisi, gambaran berurut dan editing. Mereka harus mampu untuk bekerja secara sendiri atau dalam sebuah bagian tiam. Mereka harus mampu menerima arahan dan juga bersiap membuat perubahan terhadap hasil kerja mereka.
 Untuk proyek tertentu, pembuat Storyboard memerlukan ketrampilan menggambar yang bagus dan kemampuan beradaptasi terhadap gaya yang bermacam. Mereka harus mampu untuk mengikuti desain yang telah dikeluarkan dan menghasilkan kerja konsisten, yang digambar pada model.

 Storyboard pada Game

         Storyboard pada Game sedikit berbeda dari storyboard animasi, dimana pada storyboard game terdapat goal / mission yang akan dibuat pada game itu sendiri. Kemudian storyboard pada game menjelakaskan tentang alur permaianan itu sendiri seperti apa tergantung dari jenis game.  misalkan game ber-genre arcade tidak memiliki alur cerita namun game terebut menitik beratkan pada perolehan point. Jadi storyboard yang dibuat yaitu bagaimana pemain mendapat nilai / point setinggi mungkin.


Materi 1 "Teknologi Game"

MATERI 1

Pendahuluan
A.   Teknologi Game

Teknologi game terdiri dari 2 kata, yaitu teknologi dan game. Pertama pengertian dari teknologi. Kata teknologi sebenarnya berasal dari Bahasa Perancis yaitu La Teknique yang dapat diartikan dengan semua proses yang dilaksanakan dalam upaya untuk mewujudkan sesuatu secara rasional. Dalam hal ini yang dimasukkan dengtan sesuatu tersebut dapat saja berupa benda atau konsep, pembatasan cara yaitu secara rasional adalah penting sekali dipahami disini sedemikian pembuatan atau pewujudan sesuatu tersebut dapat dilaksanakan secara berulang.

Teknologi dalam arti ini dapat diketahui melalui barang-barang, benda-benda atau alat-alat yang berhasil dibuat oleh manusia untuk memudahkan dan menggampangkan realisasi hidupnya didalam dunia. Hal mana juga memperlihatkan tentang wujud dari karya cipta dan karya seni menusia. Dari sini muncul istilah teknologi  yang berarti ilmu yang mempelajari tentang techne manusia. Teknologi sebenarnya lebih dari sekedar penciptaan barang, benda atau alat lain. Teknologi bahkan telah menjadi suatu sisyem atau struktur dalam eksistensi manusia di dalam dunia. Teknologi juga membentuk dan menciptakan suatu komunitas manusia yang lain. Teknologi juga penerapan keilmuan yang mempelajari dan mengembangkan kemampuan dari suatu rekayasa dengan langkah dan teknik tertentu dalam suatu bidang.

Perkembangan Teknologi Game
Perkembangan teknologi sangat berpegaruh terhadap perkembangan game, dimana perubahannya akhir-akhir ini makin pesat berkembang. Pada sekitar awal dekade 80-an, sebenarnya sudah ada persaingan ketat antar perusahaan game dalam memasarkan produknya. Game yang populer dengan nama video game ini hanya bisa dimainkan oleh satu atau dua orang pemain pada sebuah console. Pesawat televisi dibutuhkan sebagai media tampilan. Jenis game-nya juga masih sangat sederhana dengan grafik yang sangat kasar. Tampilannya mirip seperti game dari bahasa program Java, yang bisa dimainkan di handphone sekarang ini. Perusahaan game yang terkenal pada saat itu adalah Atari, Sega dan Nintendo.
Video game atau Console game ini adalah sebuah bentuk dari multimedia interaktif yang digunakan untuk sarana hiburan. Game ini dimainkan dengan menggunakan sebuah alat yang bisa digenggam oleh tangan dan tersambung ke sebuah kotak alat atau console. Alat yang digenggam tangan tadi dikenal dengan nama joystick. Isinya adalah beberapa tombol-tombol sebagai kontrol arah maju, mundur, kiri dan kanan, dimana fungsinya adalah untuk berinteraksi dan mengendalikan gambar-gambar di layar pesawat televisi. Game ini juga biasanya dimainkan dengan memasukan sebuah keping CD yang bisa diganti-ganti atau cartridge yang harus dimasukkan ke dalam game console.
Video game dengan console kini juga sudah berkembang pesat. Saat ini, pemain yang cukup dominan adalah X-Box dari Microsoft dan PlayStation keluaran Sony. PlayStation (PS) telah sukses dengan PSP-nya yang portable dan PS2 yang fenomenal karena harganya yang cukup murah. PlayStation ini sendiri telah mengeluarkan versi baru, yaitu PS3 dengan tampilan dan akselerasinya yang jauh lebih halus dan cepat dari generasi pendahulunya.
Para gamers lama kelamaan menginginkan suatu permainan yang tidak saja dapat dimainkan oleh 2 orang, tapi juga bisa dimainkan secara massal dan bersamaan tanpa memandang jarak misalnya antar daerah satu yang lainnya hingga menembus jarak antar negara. PlayStation dan X-Box pun tampil sebagai sebuah console yang sudah bisa dimainkan secara online.Selain dari console, game juga bisa dijalankan dari personal computer (PC) atau sering juga disebut juga PC game. Game di PC tidak kalah menariknya dibanding dengan di console.
Di dalam video game atau console game kita menemukan adanya lingkungan bermain game yang lebih sederhana dibanding pemain di PC game, bukan hanya terutama karena keterbatasan fitur dari joystick, tapi karena disebabkan keterbatasan teknologi di dalam perangkat keras (hardware) pada console serta output resolusi visual yang secara potensial lebih rendah.
Seperti kita ketahui, pada setiap PC umumnya terdapat sebuah keyboard dan sebuah mouse yang bisa digunakan dalam desain permainan game yang lebih kompleks. Gambar grafik yang ditampilkan di PC game lebih hidup dan tajam, tergantung dari pemakaian display adapter card atau video card yang digunakan pada mainboard komputer. Semakin mutakhir dan besar kapasitas memori video card-nya, maka semakin halus pula resolusi dan akselerasi game-nya. Sedangkan console game biasanya dimainkan di televisi, dimana ketajaman gambar lebih rendah dan game biasanya dimainkan dari jarak dekat.
Akhir-akhir ini strategy games, role-playing games dan game simulasi, walau tidak sebanyak di PC game, sudah bisa didapatkan di video game. Awalnya, jika kita bermain sendiri di PC atau komputer, yang menjadi lawan kita adalah komputer itu sendiri. Tetapi dengan sistem jaringan (LAN: local area network), kita bisa melawan orang lain pada komputer yang terpisah, yang lebih dikenal dengan istilah multiplayer. Untuk dapat memainkannya, kita harus menghubungkan PC atau komputer ke sekelompok PC lain yang saling terhubung.
Multiplayer game ini bisa dimainkan dengan jaringan lokal tanpa akses internet, tetapi bisa juga dengan menggunakan akses internet. Multiplayer game yang tidak membutuhkan akses internet disebut juga sebagai LAN game.

B.   Bisnis dalam Game Komputer

Bisnis dalam game komputer berkembang pesat seiring dengan berkembangnya teknologi canggih saat ini. Dahulu kita hanya dapat menikmati game yang tersedia di dalam komputer itu sendiri, seperti pinball dan solitaire. Namun sekarang sudah tersedia game online, dan juga game yang dapat didownload baik free maupun berbayar. Games berbayar juga merupakan bisnis karena sama saja dengan kita mengeluarkan uang untuk membeli sebuah barang. Games berbayar ini biasanya memberikan kepuasan tersendiri bagi pembelinya, karena terdapat fitur yang bagus di dalamnya.

Saat ini perkembangan games di komputer sangat cepat. Para pengelola industri game berlomba-lomba untuk menciptakan game yang lebih nyata dan menarik untuk para pemainnya. Industri game memang masih terbilang baru di Indonesia. Kendati begitu, perkembangannya sudah sangat pesat dan menjadi bisnis yang sangat menggiurkan. Penyebab utamanya adalah berkembangnya era teknologi dan komunikasi. Perkembangan ini terlihat dari banyaknya game center yang terus bermunculan, terutama yang menyediakan jasa game online. Bukan tanpa alasan game online menjadi semakin marak dan digandrungi, karena fasilitas online memungkinkan sebuah game dapat dimainkan oleh 100 orang lebih secara bersama-sama dalam satu waktu.
“Bisnis game online di dalam negeri masih besar, disebabkan ekonomi Indonesia yang tumbuh di atas 6% dari tahun ke tahun. Besarnya potensi pasar tersebut memberikan dukungan kepada Megaxus untuk tetap eksis,” kata Eva Mulawati, Managing Director PT. Megaxus Infotech dalam peluncurangame ‘Heroes of Atarsia’ di Senayan City, Jakarta.
“(Bahkan) jumlah pemain game online Indonesia meningkat antara 5% hingga 10% setiap tahunnya, terutama karena semakin pesatnya infrastruktur internet,” tambahnya.
Masuknya game online ke Indonesia sendiri baru terjadi pada tahun 2001 dengan masuknya Nexia Online. Sejak saat itu, berbagai game dari masing-masing genre seperti action, sports, hingga RPG (Role-Playing Game) terus bermunculan.

C.   3D Engine dan Scene Graph (Ogre3D, Processing, GameMaker, Unity3D, dll)

3D Engine dan Scene Graph

     Di dalam grafika komputer, 3D merupakan bentuk grafik yang menggunakan representasi data geometri tiga dimensi. Grafik 3D ini tersimpan didalam komputer untuk keperluan kalkulasi atau rendering gambar 3D. Pada 3D, engine bukanlah exutable program, artinya engine tidak bisa dijalankan sebagai program yang berdiri sendiri.

3D engine adalah sistem perangkat lunak yang dibuat dan dirancang untuk menciptakan dan mengembangkan gambar 3D, fungsionalitas inti biasanya disediakan oleh mesin permainan mencakup mesin render (renderer) untuk 2D/3D grafis.

Berbeda dengan dukungan grafik 2D yang sudah built in, dukungan Java terhadap grafik 3D diletakkan ke dalam API terpisah, yakni Java3D. Java3D merupakan API 3D berbasis scene graph di platform Java, dimana scene graph merupakan sebuah pohon yang berisi hierarki data scene. Di dalam api Java3D didefinisikan sejumlah kelas dan interface yang menyediakan beragam operasi grafik 3D.
Konsep scene graph merupakan inti dari Java3D. Sebuah scene graph merupakan g rafik yang mempresentasikan geometri, material, dan pencahayaan. Scene graph dimulai dari root dengan sebuah Virtual Universe dan mencakup transformasi serta geometri untuk mendefinisikan objek di dunia maya. Secara garis besar, ada tiga tahap fundamental yang diperlukan untuk menghasilkan objek 3D, yaitu:
1.    Menciptakan objek Canvas3D
2.    Menciptakan sebuah scene graph
3.   Menghubungkan objek Canvas3D ke objek BranchGroup yang menunjuk root dari scene graph

·         Ogre 3D
     Objected-Oriented Graphics Rendering Engine atau bisa disingkat dengan OGRE merupakan engine yang object oriented & flexible 3D rendering pada game engine yang ditulis dengan menggunakan bahasa C++ serta didesain agar mampu men-developer dengan mudah kepada aplikasi produksi dengan menggunakan utility hardware-accelerated 3D graphic. Gambaran abstraknya OGRE menggunakan sistem library seperti Direct3D & OpenGL, serta menyediakan sebuah dasar interface di dunia objek dan class objek yang lebih tinggi.

     OGRE hanya digunakan untuk me-render. Dengan kata lain, fitur OGRE hanya khusus menangani vector & matOix classes, memory handling, dan lain lain. Ini bukan lah salah satu dari semua solusi dalam istilah game development/simulasi. OGRE tidak menyediakan audio/physics support.

     Walaupun penjelasan diatas bisa dikatakan sebagai kelemahan dari OGRE itu sendiri, akan tetapi semua itu sebanding dengan kemampuan grafis yang ada pada game engine tersebut. Kelebihan yang paling menonjol pada OGRE adalah graphics engine yang bisa memberikan para developer sebuah kebebasan untuk menggunakan physics apapun, input, audio, & library lainnya. OGRE memberikan para tim development untuk fokus pada graphics daripada beberapa sistem-sistem yang ada dalam game development. OGRE dapat mendupport OIS, SDL, CEGUI libraries. Sekarang ini OGRE adalah publish dibawah dua lisensi, yaitu LGPL & OUL. Maka sekarang ini para publish tersebut membuka OGRE sebagai free/open source software.

Fitur-fitur pada OGRE:
1.    Desain yang object-oriented dengan menggunakan plugin untuk mempermudah memasukkan fitur lainnya
2.    Engine berbasis scane graph dengan bantuan untuk sebuah varietas yang luas, octree, BSP, & paging landscape scene manager
3.    Multi-platform dengan dukungan OpenGL & Direct 3D. Bisa me-render konten yang sama di beda platform tanpa harus mempunyai content creator. dapat diakses pada platform Linux, Mac OS, dan semua versi Windows
4.    OGRE mendukung program vertex dan fragment selama ditulis dengan GLSH, HLSL, Cg, dan assembler 
5.    The landscape scene manager untuk progressive LOD, yang mana bisa dibuat secara otomatis dan manual
6.    Engine annimasi yang men-support penuh untuk multiple hardware
·         Processing
Processing adalah bahasa pemrograman dan lingkungan pemrograman yang bersifat open source yang digunakan untuk memprogram gambar, animasi, dan interaksi. Processing digunakan untuk mengajarkan dasar-dasar pemrograman komputer dalam konteks rupa dan berfungsi sebagai buku sketsa perangkat lunak dan alat produksi profesional. Processing mengintegrasikan suatu bahasa pemrograman, lingkungan pemrograman, dan metodologi pengajaran ke dalam sistem terpadu.
Processing merupakan suatu projek yang dinisiasi oleh Ben fry dan casey reas. Berkembang dari ide-ide yang dieksplorasi di Aesthetics and Computation Group (ACG) di Mit Media Lab. Projek ini kini terus diperbaiki dan dikelola oleh sejumlah Tim Voluntir.
·         Game Maker
Game Maker adalah software yang bisa membantu anda menjadi pengembang game komputer tanpa menggunakan coding sedikitpun. Dapat digunakan untuk membuat 3 dimensi dan Multiplayer. Game Maker dapat menjadikan hak penuh dari software (game) yang anda buat termasuk dapat menjual game tersebut, bahkan bisa mendownload musik, efek suara, gambar, script, serta background.

Aplikasi yang digunakan dalam game maker :
ü System Operasi : Windows Me/2000/XP/Vista
ü Prosesor : Min P3-500,rekomendasi Intel Pentium Core 2 Quad
ü Memori : Min 512 MB,rekomendasi 2 GB
ü Harddisk : free space 250 MB
ü VGA Card : Support OpenGL & Direct X
ü Direct X9.oc
ü Speaker multimedia

Komponen pada game maker :
§  Sprite
Sprite merupakan visualisasi gambar yang akan digunakan untuk mempresentasikan objek pada game. Sprite dapat berupa gambar diam dan dapat juga gambar animasi.
§  Object
Object digunakan sebagai fungsi variable game. Pada fungsi ini,sprite yang telah dibuat akan didefinisikan dengan memberikan event dan action
§  Background
Background digunakan untuk memberikan tampilan pada game dalam bentuk gambar
§  Room
Room digunakan untuk menerapkan objek pada ruang game, room dapat juga disebut dengan level game.
·         Unity 3D
Unity 3D adalah sebuah game developing software. Dengan software ini, kita bisa membuat game 3D yang seru. Game developer ini sangat mudah digunakan, dengan GUI yang memudahkan kita untuk membuat derta mengedit script untuk menciptakan sebuah game 3D. Selain bisa untuk build game PC, Unity juga dapat digunakan untuk membangun game console seperti Nintendo Wii, PS3, Xbox 360, juga Ipad, Iphone, dan Android. Namun masing-masing membutuhkan biaya lisensinya sendiri. Unity kurang lebih sama dengan Blender game engine, namun unity lebih ringan dan diintegrasi lebih dalam suasana grafik.

Kelebihan Unity terdapat pada multiple platform, artinya banyak platform yang disupport oleh unity, seperti Windows, Mac, iPhone, iPad, Android, Nintendo Wii, dan juga browser. Untuk browser, kita memerlukan sebuah plug-in, yaitu Unity Web player, sama halnya dengan Flash Player pada browser. Pada unity, kita tidak bisa melakukan desain/modelling dikarenakan unity bukan tool untuk mendesain. Jadi jika kita ingin mendesain, dibutuhkan 3D editor lain seperti 3Dsmax atau Blender, kemudian kita export menjadi format .fbx.

Perbedaan Antara Ogre3D, GameMaker dan Unity3D

Ogre3D (Open Source)

Object Oriented Graphics sebuah game yang fleksibel yang berbasis scene dan menggunakan bahasa C++ dalam pembuatan game. sayangnya hanya sebuah rendering engine tidak dilengkapi dengan tool jaringan, suara dan lain sebagainya sehingga kurang efisien dibandingkan dengan game engine yang lain.

Unity3D

Kemampuan multi platform dan costumisasinya membuat game engine ini banyak dipakai ketimbang game engine yang lain Ogre3D dan GameMaker bahasa pemrograman yang mengharuskan belajar C# dan Javascript.

GameMaker

GameMaker biasanya digunakan untuk membuat game 2D dan pihak GameMaker mengalami perbaikan agar pembuatan game jauh lebih efisien, GameMaker sendiri mempunyai fitur Drag and Drop sehingga mempermudah dalam membuat game dibandingkan game engine yang lainnya dan tidak terlalu banyak menggunakan bahasa pemrograman.

Sumber:
http://unity3d.com/
http://www.kaskus.co.id/thread/53a82971a1cb17ca7d8b4573/kaskus-indonesian-game-developer-discussion-thread/
http://www.slideshare.net/IndieOutpost/gamemakerstudio


Senin, 12 Maret 2018

Tugas Softskill Mengenai "Sejarah Games"


Sejarah Perkembangan Game Dan Jenisnya

A.   Sejarah Games

Berbicara tentang game, pastinya istilah yang satu ini sudah tidak asing lagi bagi hampir semua orang di seluruh dunia. Bagaimana tidak, setiap aktifitas yang dijalani sekarang ini pasti tidak terlepas dengan yang namanya game. Hal tersebut terjadi karena sejatinya game dangat berguna untuk mengisi waktu kosong ataupun menjadi sarana hiburan disaat pikiran sedang kacau atau stres.
Ditambah lagi di era smartphone sekarang ini juga banyak sekali game yang bisa dimainkan dengan grafis yang luar biasa walaupun hanya bermodalkan layar yang kecil namun bisa memberikan sensasi luar biasa tersendiri. Walaupun bagi sebagian orang game adalah hal yang sepele, namun bagi para penggila game, smartphone dengan spesifikasi yang mutakhir adalah hal yang sangat utama supaya bisa menikmati suatu game.
Game sendiri memiliki sejarah atau asal usul yang tentunya sangat menarik untuk kita ketahui bersama. Mulai dari siapa penemu game, seperti apa game yang pertama kali dibuat di dunia, dan masih banyak lagi. Bisa dibilang game merupakan hal yang tidak ada matinya atau hal yang sekarang ini tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Untuk itu, mari sama – sama kita bahas lebih dalam mengenai game.
Apa Itu Game
Sebelum membahas lebih jauh, alangkah lebih baik jika kita mengetahui lebih dulu tentang apa yang dimaksud dengan game. Game sendiri berasal dari kata dalam Bahasa Inggris yang berarti dasar permainan. Permainan dalam hal ini merujuk pada pengertian kelincahan intelektual (Intellectual Playability Game) yang juga bisa diartikan sebagai arena keputusan dan aksi pemainnya. Di dalam sebuah game, akan ada target-target yang ingin dicapai oleh para pemainnya.
Menurut kamus bahasa Indonesia “Game” diartikan sebagai permainan. Permainan merupakan bagian dari bermain, dan bermain juga bagian dari permainan yang keduanya adalah hal yang saling berhubungan. Permainan adalah kegiatan yang kompleks yang didalamnya terdapat sebuah peraturan, alur dan budaya. Sebuah permainan merupakan sebuah sistem yang dimana pemain terlibat dalam sebuah konflik buatan, disini pemain berinteraksi dengan sistem dan konflik dalam permainan yang merupakan rekayasa atau buatan, dalam permainan terdapat peraturan yang bertujuan untuk membatasi perilaku pemain dan menentukan alur cerita dari permainan.
Game bertujuan untuk menghibur, biasanya game banyak disukai oleh anak – anak hingga orang dewasa. Games sebenarnya penting untuk perkembangan otak, untuk meningkatkan konsentrasi dan juga melatih untuk memecahkan suatu masalah dengan tepat dan cepat karena dalam game terdapat berbagai konflik atau masalah yang menuntut kita untuk menyelesaikannya dengan cepat dan tepat. Tetapi game juga bisa merugikan karena apabila kita sudah kecanduan game kita akan lupa waktu dan akan mengganggu kegiatan atau aktifitas yang sedang kita lakukan.

Sejarah Singkat Perkembangan Game

Awal mula permainan video/video game terdapat pada awal tabung sinar katoda berbasis pertahanan peluru kendali sistem pada akhir 1940-an. Program-program yang ada ini kemudian diadaptasi ke dalam sebuah permainan sederhana lainnya di era tahun 1950-an. Pada akhir tahun 1950-an dan melalui tahun 1960-an, lebih banyak permainan komputer yang dikembangkan (kebanyakan di komputer mainframe), secara bertahap tingkat kecanggihan dan kompleksitasnya pun turut ikut bertambah. Setelah periode ini, video game telah menyimpang ke berbagai platform seperti arcade, mainframe, konsol, personal komputer dan kemudian permainan genggam.
Perusahaan komersial pertama video game console adalah Computer Space yang ada pada tahun 1971, yang merupakan landasan dasar bagi industri hiburan baru di akhir 1970-an di Amerika Serikat, Jepang, dan juga Eropa. Akan tetapi perusahaan ini tidak bertahan lama, hal ini sebagian besar disebabkan oleh banjirnya pesaing dari video game yang datang ke pasaran yang mengakibatkan keruntuhan total industri game konsol yang ada di seluruh dunia, dan akhirnya menggeser dominasi pasar dari Amerika Utara ke Jepang.
Tapi hal ini hanya mempengaruhi pasar game konsol, pasar game komputer sebagian besar tidak terpengaruh. Generasi selanjutnya dari konsol video game akhirnya terus didominasi oleh perusahaan-perusahaan yang berasal dari Jepang. Walaupun beberapa upaya sudah dilakukan oleh Amerika Utara dan perusahaan-perusahaan Eropa, dengan generasi keempat konsol video game, usaha mereka pada akhirnya gagal dan tidak membuahkan hasil.
Tidak sampai generasi keenam video game console dari non-perusahaan Jepang merilis sebuah sistem konsol yang sukses secara komersial. Pangsa game saat itu mengikuti jejak yang sudah dilakukan oleh perusahaan-perusahaan asal Amerika yang gagal dalam pengembangan game. Saat ini hanya perusahaan-perusahaan Jepang yang memiliki sukses besar dalam hal konsol game handheld, walaupun dalam beberapa tahun terakhir permainan genggam telah datang ke perangkat seperti ponsel dan PDA.
Seperti yang kita ketahui saat ini, game sendiri sudah sangat berkembang dan juga memberikan kemudahan yang sangat signifikan bagi para penikmatnya. Seperti contoh kecil, sekarang kita sudah bisa memainkan game dengan grafis 3D hanya dengan bermodalkan smartphone tanpa memerlukan console game untuk memainkannya dan juga sangat praktis sehingga bisa kita mainkan kapanpun dan dimanapun hanya dengan smartphone yang kita miliki.

Perkembangan Game Berdasarkan Generasinya

Game sendiri juga berkembang berdasarkan generasinya mulai dari awal dimana grafis dan alur permainan yang diciptakan sederhana hingga saat ini yang kita ketahui game sudah memasuki era dimana grafis yang disediakan terlihat begitu nyata. Berikut adalah perkembangan game berdasarkan generasinya :
·         Game Generasi Pertama
Pada sekitar tahun 1952, seorang yang bernama Alexander Shafto Douglas atau Sandy, menciptakan permainan komputer grafis pada saat ia mengejar gelar di kuliahnya EDSAC computer di University of Cambridge. Permainan ini diberi nama “Tic-Tac-Toe”. Dari sinilah awal mula perkembangan game mulai bermunculan.
Akhirnya pada tahun 1958, William Higinbotham mampu menciptakan video game pertamanya yang diberi nama “Tennis for Two”. Game ini termasuk permainan komputer analog interaktif, dan merupakan salah satu permainan elektronik pertama yang menggunakan tampilan grafis. Brookhaven National Laboratory menjadi tempat di mainkanya game tersebut.
Kemudian pada tahun 1962, game baru pun tercipta. Seorang mahasiswa yang bernama Steve Russell berhasil menciptakan game komputer interaktif pertama yang di beri nama “SpaceWar”. Permainan inilah yang dimainkan dengan menggunakan komputer. Spacewar adalah salah satu video game komputer digital pertama.
Sedangkan game interaktif televisi pertama kali di temukan pada tahun 1966. Game ini ditemukan oleh Ralph Baer dan permainan tersebut di beri nama Chase. Ralph baer termasuk perintis, penemu, sekaligus insinyur dan juga terkenal dengan sebutan “Bapak Video game”.
Pada tahun 1971, Nolan Bushnell dan Ted Dabney bekerja sama menciptakan sebuah permainan Arcade SpaceWar. Ini merupakan pertama kalinya permainan arcade di buat. Dan permainan ini diberi nama Computer Space. Game dengan coin untuk sistem pengoprasiannya.
Kemudian di tahun 1972, Bushnell bersama Dabney mendirikan sebuah perusahan yang diberi nama “Atari“. Namun masih di tahun yang sama, pembuatan video game justru di awali oleh Ralph Baer. Ia menciptakan home video game pertama dengan nama “Magnavox Odyssey” yang prototypenya diberi nama Brown Box yang cukup laris di pasaran. Didalamnya terdapat 16 game sehingga game ini sendiri tercatat sebagai game konsol pertama di dunia.
Pada tahun 1973, Tito Corporation juga ikut meramaikan dunia gaming dengan meluncurkan sebuah game dengan nama “Elepong”, berbentuk ding dong. Atari sendiri pada saat itu juga merilis game arcade Gotcha, dan Midway merilis game Winner.
Tahun 1974, Nakamura Manufacturing (sekarang lebih dikenal dengan nama Namco) berkecimpung pula dalam dunia video game setelah membeli Atari Jepang. Barulah pada tahun 1975, Atari meluncurkan video game arcade dengan nama “Pong”. Dan ditahun yang sama game komputer pertama juga ikut dirilis, bernama Gunfight yang dirilis oleh Midway. Masih ditahun tersebut, rakasasa masa depan memulai usahanya dengan mendirikan Microsoft yang kelak menjadi pembuat home video game konsol di abad 20. Siapa lagi kalau bukan Bill Gates dan Paul Allen.
·         Game Generasi Kedua
Di tahun 1976, Atari mendesain sebuah home video game versi Pong. Namun di tahun ini, Busnell memutuskan untuk menjual Atari pada Warner Communication. Tapi ia masih bekerja di Atari hingga tahun 1978. Yang kemudian Steve Jobs dan Steve Woznlak memutuskan untuk keluar dari Atari setelah menyelesaikan Breakout. Mereka mendirikan perusahaan untuk membuat komputer, yang hingga kini makin memfasilitasi kehidupan dunia di abad 20. Yang sudah tidak asing lagi kita kenal dengan Apple.
Dalam sejarah komputer dan video game, generasi kedua (biasa disebut sebagai awal era 8 bit atau kurang lebih 4 bit era) dimulai pada tahun 1976 dengan merilis Fairchild Channel F dan Radofin 1292 Advanced Programmable Video sistem. Di era generasi kedua ini yang menjadi primadona konsol game adalah konsol game ATARI. Beberapa contoh konsol game pada generasi kedua dapat dilihat disamping. Dari ki-ka adalah Fairchild Channel F,Atari 2600, Magnavox Odyssey ver. 2 , Atari 5200.
·         Game Generasi Ketiga
Tahun 1983, adalah tahun dimana game konsol semakin ramai di pasarkan. Salah satu yang masuk adalah Jepang Family Computer “FAMICOM”. Yang kemudian di kenal di seluruh dunia dengan sebutan Nintendo Entertainment System (NES). Tak kalah Sega Enterprise Tokyo juga memperkenalkan home video game system nya.
Ditahun ini Rick Dyer yang merupakan illustrator Don Bluth membuat game fantasi petualangan “Dragon’s Lair” dibawah Cinematronics. Seakan bersaing, di akhir tahun 1983, SEGA merilis konsol game pertamanya “SG-1000” dengan catridge yang mampu memainkan Zaxxon dan Congo Bongo. Dan disusul FAMICOM di tahun 1984, yang rilis hingga Amerika Serikat dan seluruh belahan dunia di kenal dengan NES (Nintendo). Inilah perang konsol game pertama yang terjadi, antara Nintendo dan Sega.
·         Game Generasi Keempat
Generasi keempat atau biasa juga disebut dengan era 16 bit, pada generasi ini NES mendapat sambutan hangat di seluruh dunia, dan sebuah perusahaan bernama Sega mencoba menyaingi Nintendo. Pada tahun 1988, Sega turut merilis konsol next-generation mereka, Sega Mega Drive (yang juga dikenal dengan Sega Genesis). Konsol ini menyajikan gambar yang lebih tajam dan animasi yang lebih halus dibanding NES.
Konsol ini cukup berhasil memberi tekanan, tetapi NES tetap bertahan dengan angka penjualan yang tinggi. Dua tahun berselang, pada 1990, Nintendo kembali menggebrak dengan konsol next-gen mereka, SNES (Super Nintendo Entertainment System). Selama 4 tahun, Nintendo dan Sega menjadi saingan bebuyutan, meskipun ada beberapa produsen seperti SNK dengan NeoGeo-nya, NEC dengan TurboGrafx-16 dan Phillips CD-i, tapi kedua konsol merekalah yang begitu handal dan populer.
·         Game Generasi Kelima
Generasi kelima atau disebut juga dengan era konsol 32 bit. Dimana konsol game yang paling populer pada generasi ini tidak lain adalah Sony Playstation.
·         Game Generasi Keenam
Generasi keenam ini ditandai dengan munculnya konsol-konsol game next generation dari masing-masing perusahaan seperti SONY, SEGA,Nintendo serta munculnya satu lagi konsol game baru yang diluncurkan oleh Microsoft yang diberi nama Xbox. Perang konsol game ini akhirnya mengakibatkan jatuhnya perusahaan konsol SEGA yang tidak dapat lagi meneruskan konsol next generation(Dreamcast) mereka dan lebih memilih untuk berkonsentrasi dibidang pembuatan game konsol.
·         Game Generasi Ketujuh
Dikarenakan semakin canggihnya teknologi di bidang teknologi maka kemudian 3 perusahaan konsol terbesar(Sony, Nintendo, dan Microsoft) mengeluarkan kembali konsol next-generation mereka keluaran terbaru. Sony mengeluarkan konsol next-gen yang diberi nama PS3(Playstation 3), lalu Nintendo dengan Nintendo Wii kemudian Microsoft dengan Xbox 360. Pada generasi ini semakin dikembangkan sistem permainan online atau permainan yang melibatkan banyak pemain yang terhubung dengan konsol mereka dan semakin ditinggalkannya permainan single player.
B.    Platform(Mesin)
Aplikasi games dapat dijalankan pada berbagai platform. Beberapa platform media yang bisa dijadikan pilihan untuk advergames adalah :

1. Personal Computer berupa aplikasi games pada PC. Games ini dijalankan pada personal computer. Pada media Personal Computer, durasi waktu penayangan adalah tidak terbatas, selama games tersebut bagus dan mampu menghibur audience/pemain, maka selama itulah tingkat kemungkinan untuk dilihat audience akan semakin tinggi. Pembuatan Games ini biasanya menggunakan Language C++ / C#, membutuhkan waktu 3-6 bulan tergantung dengan kompleksitas games tersebut.
2. Web Based Games. Yaitu aplikasi games yang diletakkan pada server di internet dimana audience/pemain hanya perlu menggunakan akses internet dan browser untuk mengakses games tersebut. Corporate yang memiliki keinginan mengumpulkan komunitas internet dan sekaligus memperkenalkan product/brandnya kepada komunitas Internet sangat cocok memilih media games online internet ini. Pilihan ini banyak digunakan karena dapat meningkatkan traffic pada suatu website Bila games yang dibutuhkan simple maka diperlukan waktu pengembangan yang relative lebih singkat 1-2 bulan.
3. SmartPhones/PocketPC. Aplikasi games yang jalan pada mobile devices bersistem operasi Windows Mobile 2003/2004 ataupun windows mobile 5.0. Product yang memiliki target market status ekonomi A,B dan karakter pengusaha/ eksekutif muda sangat cocok apabila menggunakan media PocketPC/SmartPhones sebagai bagian aktivitas kegiatan advertising. Games bertemakan strategi ataupun simulasi bisnis pada umumnya lebih disukai oleh orang-orang golongan ini. Waktu pengembangan biasanya memerlukan waktu 3-6 bulan tergantung dengan kompleksitas games tersebut
4.CellPhones / Mobile Phones. Aplikasi games untuk cell-phones atau mobile phones sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan potensial pelanggan dengan golongan Status Ekonomi Responden A,B dan C. Produk yang memiliki target golongan ABG, remaja, anak kuliah, eksekutif muda sangat tepat menggunakan media ini, mengingat pada golongan inilah mereka suka sekali mencoba dan mengeksplorasi features aplikasi yang tersedia pada mobile/cellphones mereka. Mereka biasanya aktif mencari aplikasi bersifat fun atau game yang dapat mengisi waktu senggang mereka. Waktu pengembangan untuk membuat aplikasi pada devices ini relative lebih pendek yaitu 1-3 bulan tergantung dengan kompleksitas games tersebut.

C.   Jenis – Jenis Game (Genre)

Jika sebelumnya kamu hanya mengetahui jenis game seperti game balap atau pun petualangan, maka kini saatnya kamu untuk mengetahui lebih dalam lagi tentang jenis-jenis game yang ada. Berikut adalah beberapa jenis game yang harus kamu ketahui :

Jenis Game Berdasarkan Alat Yang Digunakan


1.Arcade games
Arcade games atau juga yang sering disebut ding-dong di Indonesia, biasanya berada di daerah / tempat khusus dan memiliki box atau mesin yang memang khusus di design atau dibuat untuk jenis video games tertentu dan tidak jarang bahkan memiliki fitur yang dapat membuat pemainnya lebih merasa “masuk” dan juga “menikmati” game tersebut, seperti pistol, kursi khusus, sensor gerakan, sensor injakkan dan stir mobil (beserta transmisinya tentunya).
2.PC Games
PC Games adalah video game yang dimainkan menggunakan Personal Computers. Sebelum bisa dimainkan, game ini harus kamu instal terlebih dahulu di PC kamu untuk bisa kamu nikmati. Dan ingat, selalu beli game yang asli.
3.Console games
Berikutnya ada console games, yaitu video games yang dimainkan menggunakan console tertentu, seperti Playstation 2, Playstation 3, XBOX 360, dan Nintendo Wii.
4. Handheld games
Handheld games yaitu game yang dimainkan di console khusus video game yang dapat dibawa kemana-mana, contoh Nintendo DS dan Sony PSP.
5.Mobile games
Yang terakhir adalah jenis game yang sekarang semakin marak berkembang untuk dimainkan di smartphone. Mobile games, yaitu game yang dapat dimainkan atau khusus untuk mobile phone atau PDA.

Jenis Game Berdasarkan Genre Atau Alirannya


1. Action – Shooting
Game yang mengarah pada jalan cerita yang mengusung sebuah aksi (tembak-tembakan , atau hajar-hajaran bisa juga tusuk-tusukan, tergantung cerita dan tokoh di dalamnya), video game jenis ini sangat memerlukan kecepatan refleks, koordinasi mata-tangan, juga timing yang tepat.
2. Fighting (Pertarungan)
Ada yang mengelompokan video game fighting di bagian Aksi, namun ada juga yang berpendapat berbeda, jenis game ini memang memerlukan kecepatan refleks dan koordinasi antara mata dan tangan, tetapi inti dari game ini adalah penguasaan jurus (hafal caranya dan lancar mengeksekusinya), pengenalan karakter dan timing sangatlah penting, dan juga, combo-pun menjadi esensial untuk mengalahkan lawan secepat mungkin.
Dan berbeda seperti game Aksi pada umumnya yang umumnya hanya melawan Artificial Intellegence atau istilah umumnya melawan komputer saja, pemain jenis fighting game ini baru teruji kemampuan sesungguhnya dengan melawan pemain lainnya. Seri Street Fighter, Tekken, Mortal Kombat, Soul Calibur dan King of Fighter adalah contoh dari jenis game fighting ini.
3. Action Adventure (Petualangan).
Memasuki gua bawah tanah, melompati bebatuan di antara lahar, bergelantungan dari pohon satu ke pohon yang lain, bergulat dengan ular sambil mencari kunci untuk membuka pintu kuil legendaris, atau sekedar mencari telepon umum untuk mendapatkan misi berikutnya, itulah beberapa dari banyak hal yang karakter pemain harus lakukan dan lalui dalam video game jenis ini.
Game jenis ini sudah berkembang jauh hingga menjadi genre campuran action beat-em up juga, dan sekarang, di tahun 2000 an, jenis ini cenderung memiliki grafis visual 3D dan sudut pandang orang ke-tiga. Tomb Rider, Grand Theft Auto dan Prince of Persia termasuk salah satu contoh dari game action adventure.
4. Simulasi
Jenis video Game yang ini seringkali menggambarkan dunia di dalamnya sedekat mungkin dengan dunia nyata dan memperhatikan dengan detil mengenai berbagai faktor. Dari mencari jodoh dan pekerjaan, membangun rumah, gedung hingga kota, mengatur pajak dan dana kota hingga keputusan memecat atau menambah karyawan. Dunia kehidupan rumah tangga sampai bisnis membangun konglomerasi, dari jualan limun pinggir jalan hingga membangun laboratorium cloning. Video Game jenis ini membuat pemain harus berpikir untuk mendirikan, membangun dan mengatasi masalah dengan menggunakan dana yang terbatas. Contoh: Sim City, The Sims, Tamagotchi.
5. Role Playing
Untuk video game jenis ini sesuai dengan terjemahannya, bermain peran, memiliki penekanan pada tokoh/peran perwakilan pemain yang ada di dalam permainan, yang biasanya adalah tokoh utamanya, dimana seiring kita memainkannya, karakter tersebut dapat berubah dan berkembang ke arah yang diinginkan pemain ( biasanya menjadi semakin hebat, semakin kuat, semakin berpengaruh, dll) dalam berbagai parameter yang biasanya ditentukan dengan naiknya level, baik dari status kepintaran, kecepatan dan kekuatan karakter, senjata yang semakin sakti, ataupun jumlah teman maupun mahluk peliharaan.
Secara kebudayaan, pengembang game Jepang biasanya membuat Role Playing Game (RPG) ke arah cerita linear yang diarahkan seolah karakter kita adalah tokoh dalam cerita itu, seperti Final Fantasy, Dragon Quest dan Xenogears. Sedangkan pengembang game RPG Eropa, cenderung membuat karakter kita bebas memilih jalan cerita sendiri secara non-linear, seperti Ultima, Never Winter Nights, baldurs gate, Elder Scroll, dan Fallout.
6. Strategi
Merupakan kebalikan dari video game jenis action yang berjalan cepat dan perlu refleks secepat kilat, video game jenis strategi, layaknya bermain catur, justru lebih memerlukan keahlian berpikir dan memutuskan setiap gerakan secara hati-hati dan terencana.
Video game strategi biasanya memberikan pemain atas kendali tidak hanya pada satu orang tapi minimal sekelompok orang dengan berbagai jenis tipe kemampuan, sampai kendaraan, bahkan hingga pembangunan berbagai bangunan, pabrik dan pusal pelatihan tempur, tergantung dari tema ceritanya. Pemain game strategi melihat dari sudut pandang lebih meluas dan lebih kedepan dengan waktu permainan yang biasanya lebih lama dan santai dibandingkan dengan game action.
7. Puzzle
Video game jenis ini sesuai dengan namanya berintikan mengenai pemecahan teka-teki, baik itu menyusun balok, menyamakan warna bola, memecahkan perhitungan matematika, melewati labirin, sampai mendorong-dorong kota masuk ke tempat yang seharusnya, itu semua termasuk dalam jenis ini. Sering pula permainan jenis ini adalah juga unsur permainan dalam video game petualangan maupun game edukasi. Tetris, Minesweeper, Bejeweled, Sokoban dan Bomberman.
8. Simulasi kendaraan
Video Game jenis ini mampu memberikan pengalaman atau interaktifitas sedekat mungkin dengan kendaraan yang aslinya, meskipun terkadang kendaraan tersebut masih eksperimen atau bahkan fiktif, tapi ada penekanan khusus pada detil dan pengalaman realistik menggunakan kendaraan tersebut. Seperti contohnya game racing dimana kita seperti benar-benar mengendarai kendaraan yang ada dalam game tersebut.

Jenis Game Lainnya


Selain beberapa jenis yang diatas tadi, ternyata ada juga jenis game lainnya lho guys. Seperti yang berikut ini.
1. Multiplayer Online
Game yang sedang menjadi sebuah trend di Indonesia bahkan dunia, menjadi salah satu titik balik mengapa dunia game dan internet di Indonesia dapat berkembang. Dan karena dimainkan online dan dengan sistem pembayaran menggunakan voucher, pembajakan sudah tidak menjadi masalah lagi. Game yang dapat dimainkan secara bersamaan oleh lebih dari 2 orang (bahkan dapat mencapai puluhan ribu orang dalam satu waktu) membuat pemain dapat bermain bersama dalam satu dunia virtual dari sekedar chatting hingga membunuh naga bersama teman yang entah bermain di mana. Umumnya permainan tipe ini dimainkan di PC dan bertema RPG, walau ada juga yang bertema music atau action.
2. Casual games
Sesuai dengan namanya, game yang casual itu tidak kompleks, mainnya rileks dan sangat mudah untuk dipelajari (bahkan juga cenderung langsung bisa dimainkan). Jenis game ini biasanya memerlukan spesifikasi komputer yang standar pada jamannya dan ukurannya tidak lebih dari 100 MB karena biasanya dapat di download versi demo-nya di website resminya. Genre permainannya biasanya puzzle atau action sederhana dan umumnya dapat dimainkan hanya menggunakan mouse (biasanya game lain menggunakan banyak tombol tergantung game-nya).
3. Edugames
Video Game jenis ini dibuat dengan maksud tujuan yang spesifik sebagai alat pendidikan, entah untuk belajar mengenal warna untuk balita, mengenal huruf dan angka, matematika, sampai belajar bahasa asing. Developer yang membuatnya, harus memperhitungkan berbagai hal agar game ini benar-benar dapat mendidik, menambah pengetahuan dan meningkatkan keterampilan yang memainkannya. Target segmentasi pemain harus pula disesuaikan dengan tingkat kesulitan dan design visual ataupun animasinya.
Itulah penjelasan tentang game yang mungkin selama ini kamu tidak tahu. Bagi para pecinta games, seharusnya jangan hanya hobi memainkannya saja, namun juga harus tahu tentang bagaimana game itu berkembang dari awal hingga sampai sekarang ini.

D.   Aspek Bisnis Untuk Pengembangan Perusahaan Industri Games

Banyak faktor yang harus dipertimbangkan dalam proses pembuatan sebuah game, mulai dari visualisasi, karakter, alur cerita, sampai judul game sendiri. Yang terpenting selama dalam proses desain, kita harus selalu mengingat target pemain dari game kita, agar jangan sampai terlalu condong ke salah satu kelompok pemain tertentu (karena tergetnya untuk semua pihak). Jika tidak, maka peminat game anda akan sedikit karena terbatas.

Soal keuntungan/revenue yang dihasilkan dari penjualan mobile game biasanya tidak cepat, alias ROI (Return of Investment) nya cukup lama.
Ada dua model yang bisa dilakukan dalam menjual game :
1.Menjual game berbayar atau dengan kata lain mendapat uang dari tiap pembelian game anda.
2.Merilis game gratis tapi dengan menggunakan jasa perusahaan mobile game advertising, jadi anda bisa mendapat uang dari pemasangan iklan di game anda.

Beberapa aspek yang sangat berpengaruh dalam pengembangan sebuah bisnis industri game yang termasuk dalam industri kreatif, yaitu : Sumber Daya Manusia (SDM), Industri, Teknologi, Institusi, dan Finansial (Sumber dana). Jika kita analisis tiap aspek adalah sebagai berikut :
–          Sumber Daya Manusia
Mulai tumbuhnya SDM kreatif dan mulai mendapatkannya apresiasi dari khalayak lain, tetapi masih belum menjadi konsen atau fokus pemikiran dan masih kurangnya tenaga kreatif untuk dijadikan pondasi.
– Industri
Jalur distribusi fisik dan koneksi virtual baik serta sebagian industri berbentuk jasa dan dalam kualitas infrastruktur masih rendah dan daya tawar distributor lebih besar disbanding produsen.
– Teknologi
Pertumbuhan sektor teknologi informasi yang semakin pesat, serta lemahnya penguasaan teknologi dalam bidang industri kreatif.
– Institusi
Dukungan pemerintah dalam bentuk kebijakan dan aturan untuk pengembangan industry kreatif. Adapun kurangnya apresiasi masyarakat terhadap industri kreatif.
– Finansial / Sumber Dana
Bantuan pemerintah dalam pemberian kredit pada UMKM. Serta belum adanya skema pembiayaan yang sesuai dengan industry kreatif.

Kemudian bagaimana cara kita mengembangakan indusri kreatif khsusunya pada bidang industri game lokal di tanah air ini, diantaranya adalah dengan membangun sentra pendidikan gamedev atau game development. Membangun game dengan konten lokal dengan menciptakan karakter-karakter tokoh dalam negeri. Serta diimbangi dengan giatnya merangkul frencise dari luar.


Referensi :

Tugas ke-2. Komputasi Awan

Cloud Computation (Komputasi Awan) Pengertian Komputasi Awan Komputasi Awan adalah sebuah layanan penyimpanan data secara  onlin...